Dapat Hibah dari Italia, Kapal ITS Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta

- Editor

Sabtu, 19 September 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FaktaBaru.net, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan dalam hal ini Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto didampingi Wakil Panglima TNI, beserta Kepala Staf Angkatan resmi menyambut kedatangan kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi yang dihibahkan oleh Pemerintah Italia kepada Indonesia.

Kapal induk ini telah bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (18/09/2026) setelah sebelumnya memasuki perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I.

Setelah bertolak dari Italia pada akhir Agustus 2026, dalam pelayarannya kapal ini telah melalui rute global strategis selama 25 hari dengan jarak tempuh 6.870 Nm melintasi Terusan Suez, Laut Merah dan Samudra Hindia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan negara-negara yang disinggahi untuk pengisian ulang logistik, bahan bakar (refuelling), maupun layanan teknis yaitu Mesir, Arab Saudi dan Sri Lanka.

Adapun klasifikasi dari ITS Giuseppe Garibaldi ini yaitu memiliki panjang 180,2 meter, lebar 33,4 meter, draft 6,7 meter. dan berat 13.850 Ton.

Dengan sistem pendorong yang terdiri dari Combined Gas Turbine and Gas Turbine (COGAG) dan 4 Turbin Gas General Electric/Avio LM2500, kapal ini menghasilkan daya 81.000 tenaga kuda dengan kecepatan maksimal 30 knot.

Untuk jarak jelajahnya 7.000 mil laut pada kecepatan ekonomis 20 knot, dan kapasitas angkutnya sanggup membawa lebih dari 10-18 helikopter kelas menengah/berat, drone serta mengakomodasi hingga 830 personel gabungan.

Kehadiran ITS Giuseppe Garibaldi nantinya akan berfungsi untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) khususnya dalam penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan dan mempertegas langkah maju TNI dalam memperkuat dan memodernisasi Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) TNI AL, sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pertahanan dan pengamanan wilayah laut Indonesia.

Hal ini mencerminkan kesiapan Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan berbasis teknologi tinggi, sekaligus menjawab tantangan keamanan maritim di masa depan.

Follow WhatsApp Channel faktabaru.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Pemerasan di Pemkab Bolaang Mongondow Utara
KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Suap dan Penerimaan Lainnya di Kementerian ATR/BPN
Dilantik Sebagai Menkeu, Suahasil Pastikan APBN Sehat Kredibel dan Berdampak Bagi Rakyat
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan
Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Gempa NTT
Tinjau Lokasi Terparah, Mendagri Minta Pemda Percepat Pendataan Dampak Gempa
BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa M7.7 NTT, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang dan Waspada
BMKG: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Dapat Diamati dari Indonesia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 02:02 WIB

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Pemerasan di Pemkab Bolaang Mongondow Utara

Sabtu, 19 September 2026 - 09:12 WIB

Dapat Hibah dari Italia, Kapal ITS Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta

Rabu, 16 September 2026 - 05:33 WIB

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Suap dan Penerimaan Lainnya di Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 05:19 WIB

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Gempa NTT

Berita Terbaru