Kemendagri Perluas Akses Beasiswa Luar Negeri, Bahtra Banong: Penguatan Kapasitas ASN Kunci Indonesia Emas 2045

- Editor

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FaktaBaru.net, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong peningkatan kompetensi aparatur, salah satunya dengan memperluas akses terhadap pelatihan dan beasiswa luar negeri, Jum’at (31/7/2026).

Upaya ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi aparatur untuk mengembangkan kapasitas di tingkat global sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan berdaya saing.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Workshop Pelatihan dan Beasiswa Luar Negeri bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemendagri dan Pemerintah Daerah (Pemda) yang diselenggarakan Pusat Fasilitasi Kerja Sama (Fasker) Kemendagri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong yang hadir sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai salah satu fondasi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Transformasi tata kelola pemerintahan hanya akan berhasil jika didukung aparatur yang kompetitif, adaptif, inovatif, dan berdaya saing global,” ujar Bahtra pada sesi diskusi bertema “Penguatan Kapasitas Aparatur melalui Pelatihan dan Beasiswa Luar Negeri dalam Mendukung Tata Kelola Pemerintahan yang Profesional dan Berdaya Saing Global” di Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Menurut Bahtra, peningkatan kapasitas ASN perlu berjalan beriringan dengan reformasi birokrasi. Hal ini dapat dilakukan melalui penyederhanaan regulasi, pemanfaatan teknologi informasi, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien.

Dengan kapasitas yang memadai, ASN diharapkan mampu menjadi penggerak birokrasi dalam menghadirkan pelayanan publik berkualitas sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN telah memberikan ruang bagi setiap ASN untuk mengembangkan kompetensi melalui berbagai skema.

Pengembangan tersebut dapat ditempuh melalui pelatihan, seminar, diskusi, tugas belajar, short course, program beasiswa luar negeri, magang, fellowship, hingga pertukaran pegawai.

Berbagai program tersebut, lanjutnya, menjadi instrumen penting untuk mempercepat peningkatan kualitas aparatur sekaligus memperkecil kesenjangan kompetensi.

Terlebih, kesempatan belajar di luar negeri dapat memberikan pengalaman dan perspektif baru yang nantinya dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Tanah Air.

“ASN yang belajar di luar negeri diharapkan kembali sebagai agen perubahan dengan membawa praktik-praktik terbaik untuk memperkuat kualitas kebijakan, tata kelola pemerintahan, dan pelayanan publik di Indonesia,” katanya.

Bahtra menambahkan, pengalaman belajar di luar negeri tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa asing, tetapi juga memperluas jejaring internasional, mempercepat transfer teknologi dan budaya, serta memperkaya perspektif ASN dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat diadaptasi menjadi berbagai inovasi yang relevan dengan kebutuhan birokrasi dan pelayanan publik di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Bahtra juga menegaskan dukungan Komisi II DPR RI terhadap berbagai upaya Kemendagri dalam memperluas akses pendidikan dan pelatihan bagi aparatur, termasuk melalui program beasiswa luar negeri.

Menurutnya, pengembangan kompetensi aparatur merupakan investasi jangka panjang untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.

Penulis : Ajanggi

Follow WhatsApp Channel faktabaru.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Pemerasan di Pemkab Bolaang Mongondow Utara
Dapat Hibah dari Italia, Kapal ITS Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta
KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Suap dan Penerimaan Lainnya di Kementerian ATR/BPN
Dilantik Sebagai Menkeu, Suahasil Pastikan APBN Sehat Kredibel dan Berdampak Bagi Rakyat
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan
Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Gempa NTT
Tinjau Lokasi Terparah, Mendagri Minta Pemda Percepat Pendataan Dampak Gempa
Sempat Lapor Polisi, Kasus Perundungan Siswa SMPN 1 Blora Berakhir Damai

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 02:02 WIB

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Pemerasan di Pemkab Bolaang Mongondow Utara

Sabtu, 19 September 2026 - 09:12 WIB

Dapat Hibah dari Italia, Kapal ITS Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta

Rabu, 16 September 2026 - 05:33 WIB

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Suap dan Penerimaan Lainnya di Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 05:19 WIB

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Gempa NTT

Berita Terbaru